,,,,,,,,,,,,,,,,,

Baru dua hari masuk lagi di semester ini setelah sempat libur beberapa hari setelah UTS kemarin. Seperti kuliah2 pada hari2 biasanya, tidak ada yang terlalu spesial pada hari ini. Namun yang berbeda justru pada saat kami akan pulang. Ruang kelas kami di RSU berada di lantai tiga, dan setiap kali turun, kami akan langsung bisa melihat kearah pintu kamar operasi. Pada hari itu, saat kami baru saja sampai di ujung tangga, kami sudah melihat seseorang berbaring dengan tubuh yang ditutup oleh kain, seluruh tubuhnya. Yaaah,,kita pasti sudah bisa menebak, sosok itu merupakan jenazah salah satu pasien yang mungkin baru saja meninggal. Awalnya biasa saja, kami beramai-ramai hanya lewat sambil mengatakan “innalillahi wa innailaihi rooji’uun”, lalu sambil diam berlalu dan seperti biasanya pula, kembali ribut setelah jauh dari jenazah tadi.
Begitu pula hari berikutnya, bahkan hari ini lebih membosankan dari hari2 biasanya, karena dalam sehari sama sekali tidak ada kuliah. Semuanya kosong sampai jam 12 siang, akhirnya kami memutuskan untuk pulang. Dan sekali lagi kami melihat sesosok jenazah yang tubuhnya ditutup oleh kain, lagi2 kami terdiam sambil melewatinya. Salah seorang teman berkata,
“kemarin ada yg meninggal, sekarang ada lagi,,tiap hari kita harus liat yg kaya gini,,kita kuat gak yaa?”
Kemudiian saya mulai berpikir, benar juga yg dikatakan teman saya ini. Setiap hari mungkin kami akan melihat kematian. Tapi apakah kami bisa mengambil hikmah dari setiap kejadian yang akan kami saksikan??
Awalnya mungkin kita akan mulai termenung melihat kejadian2 di sekitar kita, memikirkannya, dan kalau kita memang orang yg beruntung, kita akan bisa mengambil hikmahnya bagi kehidupan kita. Tapi apa jadinya kalau kita terlampau sering melihat kejadian yg sama, tidakkah kita akan terbiasa, dan bahkan menjadi “bebal” dan tak peduli, sehingga tidak dapat lagi melihat ada apa di balik semua kejadian itu??

“Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). Dan hanya kepada Kami-lah kamu dikembalikan.” (QS 21:35)

About Uyunk Aminy


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: