Pantai yang “terlupakan” (??)

Sore ini, jam menunjukkan pukul 17.00 WITA. Kami bertiga (saya, adik saya Atin dan bapak) sudah siap-siap mau berangkat jalan-jalan sama Al (adik sepupu, nama lengkapnya Muhammad Sahal Mubarrak). Kami memang sudah janji mau menjemput Al sore itu, berhubung ibunya Al (tante saya) mau pergi memperbaiki sepeda motornya sekalian belanja bulanan, jadi kami rencananya mau ajak Al ikut jalan-jalan. Pada saat kami sampai di rumah Al, rupanya dia sudah menunggu di depan rumahnya, sambil membawa sekeresek cemilan dan susu buat bekalnya..waaaahh,,Al semangat bgt mau jalan-jalan, padahal kelihatan bgt si Al masii ngantuk-ngantukan gitu,hihii..ya sudah..berangkaaatt^^

Di jalan Al masih kelihatan ngantuk,,ngomong hanya sekedarnya, paling berteriak-teriak kecil kalau lihat burung, mobil, taxi, atau bus. Tapi lama kelamaan dia mulai heboh juga, apalagi pada saat lihat mobil polisi yang lewat-lewat, dia mulai teriak-teriak heboh sendiri,hehe..

Tujuan pertama adalah ke kantor ibu saya, kebetulan ibu saya hari itu ada acara sampai sore, jadi sore-sore begini baru dijemput. Setelah itu kami ke pantai. Waaahhh…sudah lama saya gak ke pantai. Saya kira mau diajak ke pantai Senggigi, ternyata kami ke arah pantai Ampenan, mungkin kejauhan kalau ke pantai Senggigi yaa,,sebentar lagi kan mau maghrib.

Saya baru pertama kali ke pantai Ampenan, walaupun letaknya relatif dekat di dalam kota, tapi saya gak pernah ke sana, mungkin pernah dulu pada waktu masih kecil, sudah lupa juga. Saya heboh juga sih waktu masuk kawasan pantai, maklum baru lihat. Setahu saya pantai Ampenan itu kurang terkenal, saya lebih sering ke pantai Senggigi biasanya sama teman-teman, makanya gak pernah ke pantai Ampenan. Tapi ternyata di sana ramai juga. Banyak kelurga-keluarga yang berkunjung. Banyak anak-anak main bola, lari-larian, atau mandi di pantai padalah sih pantainya kotor (sayang bgt pantainya kotor, banyak sampah, padahal tempatnya bagus, ada tempat duduk-duduk di pinggirannya, seperti di pantai Sanur kalau di Bali). Banyak juga yang jualan di sekitarnya. Ada yang jual jagung bakar, makanan dan minuman ringan, es kelapa muda, dan ada juga yang jual sate usus dan pelecing kangkung khas Lombok. Waahh,,enak juga. Angin pantainya kenceng bgt lagi, lebih kencang daripada di Senggigi, mungkin karena di sana gak ada bangunan ya jadinya anginnya kerasa, kalau di Senggigi kan ada hotel-hotel di sekitarnya,hehe…

Kami main di pantai sampai jam 6 sore, gak lama sih. Udah mau maghrib juga makanya buru-buru pulang, lagipula anginnya kencang bgt, ntar Al bisa sakit kena angin. Tapi di sana Al kelihatan seneng bgt, dia lari-larian kesana ke mari, susah bgt diikutin, mana dia gak mau dipegangin lagi, maunya jalan sendiri. Padahal kita ngeri juga kalau dia jatuh, disana kan banyak batu-batuan gtu. Apalagi waktu Al lihat ayam, kucing dan kuda de sekitar pantai, tambah hebog dah.. ayam sama kucingnya dikejar-kejar, mau ditangkap sama Al,,hehehe…

About Uyunk Aminy


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: