Malam Takbiran

RSUP NTB, 31 Agustus 2011 (bertepatan dgn 1 Syawal 1432 H), pukul 02.45 WITA

Malam takbiran. Beberapa jam lagi akan dilaksanakan shalat ied fitri di lapangan pagutan permai, dekat rumah saya,, tapi saat ini saya masih ada di RSUP, tepatnya di ruang ICU, sedang observasi pasien post SC (sectio cesarea). insyaAllah nanti jam 5 pagi saya pulang dan mengikuti shalat ied di lapangan pagutan, hehe,,mudah-mudahan gak ada pasien aneh bin ajaib yang bikin pulang jadi tertunda atau yang lebih parah, jadi batal ikut lebaran, aamiin..

Gak terasa bulan Ramadhan udah lewat. Sedih rasanya, mengingat Ramadhan kali ini sangat amat tidak maksimal rasanya. Sebulan Ramadhan dan saya sedang ada di stase Osbgyn (kandungan), ini merupakan stase besar kedua saya. Yah seperti stase besar sebelumnya, saya jadi makin autis aja rasanya, hehe.. di stase ini jaga malam makin sering, dinas pagi makin lelah dan pulang pun makin siang, jam tidur post jaga makin panjang, alhasil bulan Ramadhan benar-benar gak terasa. Hiks,,sediiiihhh,,,suatu kemunduran, hina..hanya gara-gara urusan dunia, akhirat terbengkalai. Saya juga makin malas, shalat tarawih pun bisa dihitung, ckck,,

Dan sekarang, udah mau lebaran pun saya masih aja sibuk di RSUP, tuntutan kewajiban sebagai koass,,haha..jaga malam, dan pasien malam ini lumayan banyak, ada beberapa yang perlu observasi dan sekarang saya lagi di ICU kawan,,hihi..kasiiiiaaann dehh..

Eh tapi tadi malam abis isya saya sempat lho nonton pawai takbiran di sebelah kantor gubernur NTB, kebetulan RSUP ini letaknya sebelahan sama kantor gubernur, alhamdulillah dapet nonton pawai takbiran, lumayaaaann,,hehe..

Oh iya, saya mau cerita sedikit, tentang keprihatinan saya. Jadi ceritanya pasien yang barusan diSC ini pasien eklampsia. Eh sebelumnya saya jelasin dikit deh. Eklampsia itu didefinisikan sebagai kelainan akut pada ibu hamil, persalinan, atau nifas ditandai kejang, damn atau koma, dimana sebelumnya sudah menunjukkan gejala-gejala preeklampsia (hamil > 20 minggu, hipertensi, proteinuria, dan atau edema). Atau simpelnya, menurut supervisor saya, eklampsia adalah terjadinya kejang pada pasien dengan preeklampsia J

Nah yang bikin saya prihatin, ibu-ibu ini usia baru 18 tahun, tapi udah menikah, hamil, mengalami eklampsia (kejang sebanyak 2 kali), dan saat ini memiliki 1 orang anak yang baru lahir sedang dirawat di NICU dengan berat badan 1600 gram, alias 1,6 kg (kaya buntelan gula,,heheh..).  bahkan perawat di ICU sini bilang, ini ibu organ reproduksinya aja belum sempurna eh udah punya anak ajaa,,ckckc..ini nih, kalo saya bilang, ibu-ibu ini harusnya masih jalan-jalan, nongkrong di mall, pake seragam SMA atau jadi anak kuliahan tahun pertama,,bukannya jadi ibu-ibu post SC dengan penurunan kesadaran, pengelihatan kabur, serta kejang-kejang akibat eklampsia. Memprihatinkan.

Eh udah ah,,saya lanjut observasi dulu yaa. Ntar kapan-kapan curhat lagii,hehe,,dini hari ini, mata udah berat bgt, rasanya udah mau roboh, tapi ya teteeeepp…gak boleh tidur,,hihi..

Semoga cepat subuh deh, biar saya bisa cepet pulang en makan opor ayam buatan ibu saya, hehehe…^____^v

 

 

About Uyunk Aminy


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: